Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi larva lalat tentara hitam (black soldier fly larvae/BSFL; Hermetia illucens) dalam pakan komersial dan induksi laserpunktur terhadap kualitas benih ikan lele (Clarias sp.) hasil pemijahan, yang diukur melalui parameter Fertilisation Rate (FR), Hatching Rate (HR), dan Survival Rate (SR). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi Hewan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan: kontrol (pakan komersial), maggot 10% + pakan komersial, dan induksi laserpunktur + pakan komersial, masing-masing diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan induksi laserpunktur + pakan komersial memberikan peningkatan tertinggi dan signifikan pada semua parameter, dengan nilai FR sebesar 214 ± 8,8%, HR sebesar 205 ± 6,2%, dan SR sebesar 192 ± 5,0%. Perlakuan maggot 10% + pakan komersial juga menunjukkan peningkatan signifikan dibanding kontrol, meskipun masih lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan induksi laserpunktur. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan sinergis antara induksi laserpunktur dan suplementasi nutrisi tinggi dari larva maggot mampu meningkatkan performa reproduksi dan kualitas benih ikan lele hasil pemijahan. Kata kunci: Clarias sp., laserpunktur, larva lalat tentara hitam, performa reproduksi, kualitas benih
Copyrights © 2025