Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada toko buah di wilayah pepedan dengan fokus pada identifikasi, pengukuran, serta pengelolaan risiko yang dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha toko buah. Metode penelitian ini yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik menyebar kuisoner. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa toko buah di pepedan menghadapi berbagai risiko, meliputi risiko pasokan (ketergantungan pada pemasok tunggal dan fluktuasi harga), risiko operasional (penanganan produk yang tidak sesuai standar penyimpanan), serta risiko keuangan (penurunan permintaan akibat kondisi ekonomi, dan daya beli konsumen). Untuk mengurangi dampak risiko tersebut, pelaku usaha menerapkan strategi diversifikasi pemasok, perbaikan sistem penyimpanan buah dengan pendinginan, serta pengelolaan keuangan yang lebih ketat melalui pencatatan transaksi harian dan pengaturan arus kas. Kesimpulannya, penerapan manajemen risiko yang sistematis dan berkelanjutan dapat meningkatkan efisinsi operasional serta ketahanan usaha toko buah di wilayah Pepedan terhadap ketidakpastian pasar.
Copyrights © 2025