Penelitian ini menunjukkan bahwa pada Pemilukada Sulsel 2013, pasangan calon cendrungmenjadikan media lokal sebagai instrumen kampanye politik, Harian Rakyat Sulsel lebihberpihak kepada SYL, sedangkan praktek ekonomi politik Harian Rakyat Sulsel, memilikikecendrungan relasi terhadap elit politik dan partai politik tertentu, proporsi pemberitaanbersifat tendensius serta pemilihan nara sumber cendrung berprofesi politisi dibandingkanakademisi yang lebih netral dan kecendrungan konstruksi Harian Rakyat Sulsel terhadapperilaku pemilih menampilkan ikatan etnisitas paket SAYANG pada segmentasi pemilihprimordialisme, program unggulan SAYANG pada segmentasi pemilih rasional kalkulatifdan kedekatan dengan tokoh masyarakat, komunitas relawan dan kelompok sosial padasegmentasi pemilih emosional dan sosial pada Pilgub 2013.
Copyrights © 2017