Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar sehingga pemanfaatannya pada sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis tenaga surya sangat prospektif, namun panel surya dengan posisi statis belum mampu menyerap energi secara optimal akibat perubahan sudut datang sinar matahari sepanjang hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan solar tracker single-axis terhadap daya keluaran panel surya pada sistem PJU. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan membandingkan kinerja panel surya statis pada sudut 45°, 90°, dan 135° dengan panel surya dinamis yang dilengkapi sistem solar tracker single-axis berbasis Arduino Uno. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan, arus, daya keluaran, dan persentase penyerapan energi, dengan pengujian dilakukan dari pukul 06.00 hingga 17.00 pada interval 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya dengan sistem pelacak menghasilkan daya keluaran yang lebih tinggi dibandingkan panel statis, dengan total daya keluaran panel dinamis mencapai 64,84 W, sedangkan panel statis menghasilkan daya antara 31,25 W hingga 40,06 W. Selain itu, tingkat penyerapan energi panel surya dinamis mencapai 87,51%, lebih tinggi dibandingkan panel surya statis yang berada pada kisaran 42,18%–54,06%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan solar tracker single-axis efektif dalam meningkatkan daya keluaran dan efisiensi energi panel surya pada sistem PJU.
Copyrights © 2025