Perbankan memiliki peran strategis dalam menopang stabilitas ekonomi nasional, namun dinamika kompetisi, tata kelola, dan pertumbuhan aset sering kali memengaruhi kinerja keuangan lembaga perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Governance, Growth, dan Banking Competition terhadap kinerja keuangan bank konvensional di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan hasil self-assessment Good Corporate Governance pada 36 bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2022. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang dipilih berdasarkan Uji Chow (p = 0,0000) dan Uji Hausman (p = 0,3346). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai Prob (F-statistic) sebesar 0,0220, sedangkan secara parsial hanya variabel Size (ukuran bank) yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan koefisien 0,010668 dan p = 0,0496. Adapun Corporate Governance (p = 0,1074), Growth (p = 0,3173), dan Banking Competition (p = 0,4038) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,0657 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 6,57% variasi kinerja keuangan bank. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ukuran aset masih menjadi determinan utama dalam meningkatkan profitabilitas perbankan, sementara penerapan tata kelola, pertumbuhan, dan intensitas persaingan perlu diperkuat agar memberikan dampak nyata terhadap kinerja keuangan sektor perbankan di Indonesia.
Copyrights © 2025