Peran dosen dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi mahasiswa menjadi semakin penting di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, karena kemampuan berinovasi dan berpikir kreatif merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki lulusan perguruan tinggi untuk menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Penelitian ini dilakukan di Universitas IBBI Medan dan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan dosen dalam memfasilitasi pengembangan kreativitas dan inovasi di kalangan mahasiswa, dan mengeksplorasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi, khususnya dalam mata kuliah matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dan survey melalui wawancara mendalam, observasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R Square = 0.658 atau 65.8% menunjukan hubungan yang erat antara peningkatan kreativitas dapat meningkatkan inovasi mahasiswa. Dosen berperan penting sebagai fasilitator, mentor dan model inspiratif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk kreativitas. Faktor-faktor seperti penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi, serta pemberian ruang bagi mahasiswa untuk bereksperimen dengan ide-ide baru sangat berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi khususnya dalam mata kuliah matematika. Selain itu, keterlibatan aktif dosen dalam memberikan umpan balik konstruktif dan mendorong kolaborasi antar mahasiswa juga terbukti efektif dalam mendorong inovasi. Kesimpulannya, peran dosen yang proaktif dan inovatif dalam proses pembelajaran dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan potensi kreativitas dan inovasi mahasiswa, yang pada akhirnya dapat mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja Kreativitas terbukti menjadi prediktor kuat bagi kemampuan inovasi mahasiswa, dengan kontribusi sebesar 65.8%.
Copyrights © 2026