Implementasi Enterprise Architecture (EA) mrupakan sebuah cara yang dapat membantu menyelaraskan dan mempertahankan bisnis-Teknologi Informasi (TI) untuk memperoleh keuntungan ekonomi, teknologi, dan strategis. Berkaitan dengan kemajuan teknologi saat ini, bisnis dalam organisasi dituntut untuk lebih cepat beradaptasi. Oleh karena itu, penerapan EA menjadi pilihan tepat. Namun, tidak mudah untuk mencapai tujuan dalam implementasi EA karena tidak fleksibel dan rumitnya bisnis struktur TI dalam organisasi, sehingga penerapan EA dalam organisasi gagal. Ada factor penentu keberhasilan (CSF) yang diambil sebagai acuan keberhasilan implementasi EA. Secara spesifik, factor-faktor ini adalah Komunikasi dan Dukungan, Model EA, Pendekatan Berbasis Bisnis, Budaya Organisasi, Pelatihan/Pendidikan, Pemerintahan, dan Pemangku Kepentingan. Masing-masing factor ini memiliki potensi untuk mendukung keberhasilan penerapan EA. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dan pengaruh factor-faktor penentu keberhasilan pada Pelaksanaan EA dan menghasilkan modelnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang melibatkan Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dengan survei data berupa 12 artikel (jurnal dan makalah konferensi), kuesioner online diisi oleh 40 responden dan analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS 23 dengan uji regresi berganda. Hasil dari penelitian ini adalah Model CFS untuk implementasi EA, ada 4 CSF yang berpengaruh secara signifikan yaitu Komunikasi dan Dukungan, Pendekatan Berbasis Bisnis, Pemangku Kepentingan dan Budaya Organisasi. Akhirnya, ini memberikan factor-faktor penentu keberhasilan (CSFs) untuk mencapai keberhasilan penerapan EA dan untuk menguntungkan perusahaan.
Copyrights © 2026