Penelitian ini mengeksplorasi fenomena pembelajaran transformatif mahasiswa akuntansi dalam memahami dan mengevaluasi penerapan PSAK 46 tentang Akuntansi Pajak Penghasilan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi interpretatif, penelitian melibatkan 10 mahasiswa program studi akuntansi semester akhir yang telah menempuh mata kuliah akuntansi pajak penghasilan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif terbatas, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami tiga tahap pembelajaran transformatif: disorientasi awal ketika menghadapi kompleksitas konsep pajak tangguhan dan perbedaan temporer, refleksi kritis terhadap asumsi-asumsi dasar tentang hubungan akuntansi komersial dan fiskal, serta konstruksi makna baru yang mengintegrasikan pemahaman teoritis dengan aplikasi praktis. Faktor-faktor yang memfasilitasi transformasi meliputi metode pembelajaran interaktif, kualitas hubungan dosen-mahasiswa yang supportive, dan pengalaman praktis melalui magang. Pembelajaran transformatif menghasilkan perubahan perspektif dari pemahaman rule-based menuju principle-based understanding, meningkatkan kemampuan judgment profesional, dan memotivasi mahasiswa untuk continuous learning dalam bidang akuntansi pajak. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam pendidikan akuntansi pajak penghasilan di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026