Memasuki paruh pertama milenium kedua, tantangan yang dihadapi perusahaan atau organisasi semakin berat dan kompleks. Berbagai bentuk ketidakmampuan muncul seperti cepatnya globalisasi, percepatan inovasi, dan kompetisi yang terus tumbuh yang mengakibatkan mudah berubahnya situasi pasar (volatility), kompleksitas, danambiguitas. Era ini lebih dikenal dengan istilah era Industri 4.0 atau Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan meningkatnya digitalisasi di segala bidang sehingga orang, objek, dan sistem dapat terhubung secara real time Dalam konteks ini, sumber daya manusia (SDM) memegang peran strategis sebagai penggerak utama transformasi digital. SDM tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, tetapi juga harus memiliki kapabilitas analisis, literasi digital, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan yang cepat. Analisis pasar, evaluasi keuangan, hingga proyeksi kelayakan usaha kini banyak bergantung pada data real-time dan sistem digital yang hanya dapat berjalan efektif bila didukung oleh SDM yang kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung proses digitalisasi studi kelayakan bisnis di dua UMKM lokal: Toko Kopi Suju dan Es Teh Dua Daun, yang berlokasi di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Suju telah menerapkan teknologi digital secara aktif melalui aplikasi kasir, pembayaran QRIS, dan promosi media sosial. Sementara itu, Es Teh Dua Daun masih dalam tahap awal digitalisasi, dengan fokus pada penggunaan WhatsApp dan QRIS. Kedua usaha menunjukkan bahwa digitalisasi tidak harus kompleks untuk menghasilkan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan pengalaman konsumen. Pengembangan kompetensi SDM menjadi kunci utama dalam proses transformasi digital ini.
Copyrights © 2025