Studi ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana intensitas belajar serta motivasi belajar berkontribusi terhadap prestasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan termasuk dalam jenis penelitian asosiatif dengan tujuan mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket untuk memperoleh informasi terkait tingkat intensitas belajar dan motivasi belajar, sedangkan data prestasi akademik diperoleh dari dokumen nilai akademik. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menilai pengaruh masing-masing variabel independen maupun pengaruh keduanya secara simultan terhadap variabel dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel intensitas belajar memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, di mana 0,000 < 0,05, sehingga H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas belajar berpengaruh terhadap prestasi akademik. Sementara itu, variabel motivasi belajar menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,232, di mana 0,232 > 0,05, sehingga H2 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji F pada tabel ANOVA diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, di mana 0,000 < 0,05, sehingga H3 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas belajar dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh terhadap prestasi akademik.
Copyrights © 2026