Kebutuhan terhadap peningkatan produktivitas padi (Oryza sativa L) terus bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk, konversi lahan, dan dampak perubahan iklim. Upaya pengelolaan budidaya padi yang efisien dan berkelanjutan menjadi sangat penting, terutama melalui pengelolaan tanah dan pemupukan. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh sistem olah tanah dan pupuk hayati mikoriza serta kombinasi keduanya pada karakter fisiologi dan hasil padi. Penelitian ini di lakukan di Desa Paloh Lada, Kabupaten Aceh Utara dan Laboratorium Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh pada bulan Agustus-Desember 2024, menggunakan rancangan split plot design (rancangan petak terpisah) dengan dua faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama sebagai petak utama adalah olah tanah (T) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu T0 (tanpa pengolahan Tanah), T1 (satu kali pengolahan), T2 (dua kali kali pengolahan). Faktor kedua sebagai anak petak adalah pemberian mikroriza (M) yaitu M0 (0g tanaman-1), M1 (10g tanaman-1), M2 (15g tanaman-1). Hasil penelitian sistem olah tanah memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada laju asimilasi bersih, laju tumbuh relatif, berat gabah per plot, dan hasil gabah ton/hektar. Pemberian pupuk hayati mikoriza memberikan berbeda nyata terhadap jumlah klorofil daun, tingkat inveksi akar. Kombinasi perlakuan sistem olah tanah dan pupuk hayati mikoriza memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap jumlah klorofil daun. Kombinasi terbaik terdapat pada T1M2 (olah tanah dua kali dan mikoriza 15g tanaman-1).
Copyrights © 2025