Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi layanan Bimbingan Konseling Islam berbasis media sosial di MTSN 6 Sumedang melalui pemanfaatan Instagram dan WhatsApp yang kontekstual dan berlandaskan nilai-nilai Islami melalui penyisipan ayat Al-Qur’an dalam konten Instagram dan penggunaan sapaan Islami yang beradab di WhatsApp. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya literasi digital siswa, keterbatasan perangkat teknologi, serta minimnya intensitas tatap muka dengan Guru BK. Dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR), inovasi ini dirancang sebagai respons terhadap tantangan layanan konseling di lingkungan madrasah daerah transisi. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, analisis dokumen, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital produktif siswa, keterlibatan aktif dalam konten edukatif, dan kenyamanan dalam konseling berbasis WhatsApp. Pendekatan ini tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga mampu memperkuat dimensi spiritual siswa melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam konten dan komunikasi layanan. Temuan ini menyimpulkan bahwa layanan BKI berbasis media sosial relevan diterapkan di sekolah/madrasah dengan tantangan serupa, serta membuka peluang bagi pengembangan sistem layanan bimbingan konseling digital Islami yang lebih luas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025