Pemilihan produk kaca dan cermin dengan berbagai spesifikasi sering menjadi tantangan karena melibatkan banyak kriteria, seperti ukuran, tujuan penggunaan, ketebalan, lokasi penempatan, dan jenis pemotongan. Dalam praktiknya, proses seleksi produk di toko kaca masih didominasi oleh penilaian subjektif berdasarkan pengalaman penjual, sehingga keputusan yang dihasilkan cenderung kurang konsisten dan sulit diukur secara objektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan Decision Support System (DSS) berbasis web yang mampu membantu menentukan peringkat alternatif produk kaca secara sistematis dan terukur dengan menerapkan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP). Metode Fuzzy AHP digunakan karena mampu mengakomodasi ketidakpastian dan subjektivitas dalam penilaian kriteria melalui pendekatan bilangan fuzzy. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa bobot kriteria yang diperoleh berturut-turut adalah Tujuan Penggunaan sebesar 0.3729, Ukuran sebesar 0.2373, Ketebalan sebesar 0.1864, Lokasi Penempatan sebesar 0.1186, dan Pemotongan sebesar 0.0847, dengan nilai rasio konsistensi (CR) sebesar 0.0411 yang menunjukkan bahwa pembobotan kriteria telah memenuhi syarat konsistensi. Implementasi sistem dilakukan dengan skenario input Tujuan Penggunaan Jendela, Lokasi Rumah Tinggal, Ukuran 1 meter, Ketebalan 5 mm, dan Tanpa Pemotongan, yang menghasilkan peringkat tertinggi pada Alternatif 11, yaitu Kaca Bening berukuran 122×152,5 mm dengan ketebalan 5 mm dan harga Rp167.445, dengan skor preferensi sebesar 0.805482. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DSS yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi produk kaca secara lebih objektif, konsisten, dan akurat, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di Toko Kaca Abadi.
Copyrights © 2026