Kinerja manajerial adalah fondasi krusial bagi perusahaan, dan praktik seperti anggaran partisipasi serta gaya kepemimpinan partisipatif diyakini sebagai pendorong utama. Namun temuan penelitian sebelumnya tidak konsisten, menunjukkan bahwa pengaruh kedua praktik tersebut bergantung pada faktor kontinjensi seperti komitmen organisasi. Sektor logistik di Denpasar menghadapi fluktuasi volume pekerjaan yang ekstrem, seperti +107% pada tahun 2023, menciptakan tantangan manajerial yang kompleks di mana kinerja berisiko fluktuatif. Penelitian ini menggunakan populasi 64 perusahaan logistik anggota ALFI di Denpasar, dengan sampel 150 responden (karyawan) dari 12 perusahaan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan SEM-PLS ( Partial Least Squares ) dengan alat bantu SmartPLS 4.0 untuk menguji pengaruh langsung dan moderasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa anggaran partisipasi dan gaya kepemimpinan partisipatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial. Menariknya, komitmen organisasi terbukti memperlemah secara signifikan hubungan anggaran partisipasi terhadap kinerja manajerial (efek substitusi), namun memperkuat secara signifikan hubungan gaya kepemimpinan partisipatif terhadap kinerja manajerial (efek penguatan). Penelitian ini menguji model kontingensi yang kompleks, memberikan kontribusi unik dengan mengungkap peran ganda komitmen organisasi yang menjelaskan inkonsistensi penelitian sebelumnya dalam konteks sektor logistik yang dinamis.
Copyrights © 2025