Anemia pada kehamilan masih merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai dan dapat berdampak serius terhadap ibu maupun janin, terutama di negara berkembang. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian anemia ringan pada ibu hamil serta mengidentifikasi faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya anemia. Pada kasus ini dilaporkan seorang wanita berusia 24 tahun dengan kehamilan kedua usia 5 minggu yang datang dengan keluhan pusing dan mudah lelah. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar hemoglobin sebesar 10,9 gram per desiliter disertai tanda klinis konjungtiva anemis dan status gizi kurang energi kronis. Pasien memiliki beberapa faktor risiko, antara lain asupan gizi yang tidak adekuat, ketidakpatuhan konsumsi suplemen zat besi pada kehamilan sebelumnya, jarak kehamilan yang pendek, kondisi sosial ekonomi terbatas, serta riwayat anemia pada kehamilan terdahulu. Berdasarkan gambaran klinis dan hasil pemeriksaan, kondisi pasien mengarah pada anemia defisiensi besi ringan pada kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa anemia pada kehamilan memerlukan penanganan komprehensif sejak awal kehamilan melalui deteksi dini, pemantauan kadar hemoglobin, edukasi gizi, serta peningkatan kepatuhan konsumsi suplemen zat besi guna mencegah komplikasi pada ibu dan janin.
Copyrights © 2025