Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dampak dari Laporan Keberlanjutan dan Akuntansi Hijau terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur di sektor Makanan dan Minuman untuk periode 2022-2024. Pendekatan yang diterapkan adalah riset statisik (berbasis angka), dengan memanfaatkan bukti sekunder yang diambil dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang mencakup tahun 2022 hingga 2024. Proses pengumpulan informasi dilakukan melalui purposive sampling, diikuti dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23, sehingga ditemukan ukuran sampel sebanyak 22 perusahaan manufaktur dalam sektor Makanan dan Minuman. Temuan penilitian menunjukkan bahwa Laporan Keberlanjutan memiliki dampak negatif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Keuangan, di sisi lain Akuntansi Hijau tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Keuangan, Selain itu, baik Laporan Keberlanjutan maupun Green Accounting secara kolektif memberikan pengaruh secara bersamaan terhadap Kinerja Keuangan. Penilaian kinerja keuangan untuk perusahaan dilandaskan pada Price to Book Value (PBV).
Copyrights © 2026