Pertumbuhan eksponensial Internet of Things (IoT) menghasilkan tantangan keamanan jaringan yang signifikan, terutama intrusi jaringan, di mana metode deteksi tradisional gagal melawan serangan adaptif. Kajian ini menyajikan Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA untuk memahami pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam deteksi anomali pada IoT. Tujuannya adalah mengidentifikasi algoritma AI yang dominan, mengevaluasi performa, dan menilai pertimbangan efisiensi energi dalam penelitian terkini. SLR menganalisis 24 studi primer dari basis data Scopus yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Temuan utama menunjukkan dominasi algoritma deep learning: Convolutional Neural Network (CNN), Long Short-Term Memory (LSTM), dan model hibrida/ensemble. Pendekatan ini terbukti sangat efektif, dengan akurasi deteksi seringkali melebihi 99% pada dataset benchmark. Selain itu, efisiensi sumber daya diidentifikasi sebagai isu sentral. Solusi yang diimplementasikan meliputi optimalisasi model ringan, kompresi Quantized Autoencoder (QAE), dan seleksi fitur, yang secara signifikan mengurangi konsumsi energi dan beban komputasi. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai state-of-the-art deteksi anomali IoT berbasis AI, menegaskan perlunya keseimbangan antara akurasi tinggi dan efisiensi sumber daya. Implikasinya, riset mendatang disarankan untuk memprioritaskan pengujian di dunia nyata, mengintegrasikan Explainable AI (XAI), dan mengembangkan metrik efisiensi yang terstandarisasi demi solusi keamanan IoT yang lebih praktis dan terpercaya.
Copyrights © 2026