Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi nilai budaya Indonesia dalam pembentukan model akuntansi komunitas melalui pendekatan Systematic Literature Reriew (SLR). Akuntansi tidak hanya dipahami sebagai praktik teknis berbasis angka, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang melekat pada nilai, norma, dan budaya masyarakat tempat ia di praktikkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi komunitas di Indonesia secara konsisten merefleksikan enam belas nilai budaya utama, antara lain kejujuran, kebenaran, ketulusan, tanggung jawab, amanah, kepercayaan, kasih sayang, kesabaran, gotong royong, solidaritas sosial, musyawarah, kurukunan, komitmen moral, dan berlanjutan. Sintesis lintas budaya mengungkap bahwa nilai-nilai tersebut membentuk model konseptual akuntansi komunitas yang berlandaskan dimensi nilai, praktik sosial, dan tujuan sosial. Akuntansi komunitas berbasis nilai budaya lokal memiliki kerakter kontekstual, humanis dan berorientasi pada akuntabilitas sosial, sehingga berpotensi memperkaya pengembangan teori akuntansi yang lebih inklusif dan kontekstual di Indonesia.
Copyrights © 2025