Penelitian ini mengkaji implementasi Program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (KETAPANG-MAS) di Kabupaten Banyumas, yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, berfokus pada wilayah pilot project dengan subjek penelitian terdiri dari pengurus PKK, kader, dan rumah tangga sasaran. Implementasi Program KETAPANG-MAS berjalan komprehensif, mencakup pelatihan teknis pengelolaan pekarangan (budidaya) dan edukasi prinsip B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Kader PKK berperan sangat penting sebagai fasilitator di lapangan. Dampak program signifikan terhadap ketahanan pangan rumah tangga, ditunjukkan dengan: peningkatan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif , peningkatan diversifikasi konsumsi pangan , dan peningkatan kesadaran terhadap gizi seimbang serta pengelolaan sisa pangan. Keberhasilan didukung oleh komitmen kelembagaan dan dukungan kebijakan daerah , meskipun masih menghadapi hambatan seperti keterbatasan sumber daya dan pemerataan edukasi. Program KETAPANG-MAS efektif dalam memperkuat aspek ketersediaan, pemanfaatan, dan akses pangan di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2025