Pengaruh teknologi digital yang dapat mengakibatkan perubahan dalam kehidupan manusia salah satu contohnya adalah perubahan dalam hal keagamaan. Dewasa ini, kebanyakan masyarakat khususnya Gen Z memperdalam ilmu agama dengan menggunakan literatur digital yang belum bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, karena siapapun dapat dengan mudah menyampaikan suatu informasi tanpa diketahui darimana sumbernya. Terlebih jika dalam sebuah informasi keagamaan yang diperoleh mengandung konten-konten yang bersifat radikal dan terorisme. Hal ini akan memungkinkan seseorang memiliki pemahaman keagamaan secara radikal. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakanlah penguatan literasi dakwah digital yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) secara partisipatif keseluruhan peserta yang ada dalam suatu komunitas untuk mendorong semangatnya agar melakukan kegiatan aksi-aksi yang bersifat transformatif agar menuju ke arah yang lebih baik. Kegiatan pengabdian menghasilkan adanya peningkatan pemahaman terhadap literasi dakwah digital untuk mencegah adanya konten-konten negatif yang tidak sesuai dengan etika didunia digital dan dakwah. Penguatan literasi tersebut menjadi suatu hal yang penting karena peserta yang dilibatkan bukan sekedar dari kalangan Gen Z tetapi juga berasal dari aktivis dakwah kampus yang ada di Tanjungpinang dan Bintan agar bisa menyebarkan informasi dan konten-konten dakwah di kampusnya dengan bijak.
Copyrights © 2025