Transformasi digital UMKM semakin menuntut pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), namun sebagian besar penelitian masih memandang AI secara parsial pada satu fungsi bisnis tertentu, seperti pemasaran, SDM, atau keuangan. Pendekatan ini belum mampu menjelaskan bagaimana AI bekerja sebagai sistem integratif pada tingkat organisasi. Penelitian ini mengembangkan Cross-Functional AI Integration Model, yaitu kerangka konseptual yang memetakan peran AI dalam menghubungkan fungsi pemasaran, SDM, keuangan, dan operasi melalui integrasi data, otomatisasi proses, analitik prediktif, dan pengambilan keputusan berbasis bukti. Model ini menegaskan bahwa pemanfaatan AI yang terintegrasi menghasilkan sinergi lintas-fungsi berupa konsistensi informasi, keselarasan strategi, dan koordinasi proses yang lebih kuat, yang pada gilirannya memperkuat integrated decision-making dan berpotensi meningkatkan kinerja UMKM. Secara teoretis, penelitian ini memperluas model adopsi teknologi (TAM–UTAUT) menuju perspektif integratif lintas-fungsi dan mengaitkannya dengan organizational information processing serta cross-functional synergy. Secara praktis dan kebijakan, penelitian ini menekankan pentingnya kesiapan data, kompetensi digital, interoperabilitas sistem, dan dukungan regulatif agar implementasi AI di UMKM benar-benar menghasilkan dampak yang sistemik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026