Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana efek rumah kaca memengaruhi variasi suhu udara di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta setiap hari. Suhu udara di empat lokasi pengamatan yang berbeda diukur secara langsung. Ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan setiap pagi, siang, sore, dan malam selama tujuh hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pola suhu harian yang konsisten; suhu pagi rata-rata berkisar antara 28 dan 29 derajat Celcius, meningkat hingga 32 hingga 37 derajat Celcius pada siang hari, menurun hingga sekitar 30°C pada sore hari, dan relatif stabil pada malam hari antara 27 dan 28°C. Suhu tertinggi terjadi pada siang hari di daerah yang didominasi oleh kepadatan bangunan. Daerah dengan ruang terbuka hijau dan lahan alami memiliki suhu yang lebih rendah. Variasi suhu secara spasial dan temporal ini menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi akumulasi panas, termasuk jenis tutupan lahan, intensitas aktivitas manusia, dan jumlah ruang terbuka hijau yang terbatas. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa suhu udara di kampus dipengaruhi oleh efek rumah kaca dan lingkungan perkotaan.
Copyrights © 2026