Permasalahan yang ada di perusahaan ini adalah kualias kernel berupa parameter kadar kotoran dan kadar air melebihi batas standar perusahaan sebesar 8%. Pada Mei–Juni 2024, kadar kotoran tercatat 9,55% dan kadar air 9,10%. Untuk mengatasi hal ini, digunakan Metode PDCA (Plan-Do-Check-Act) sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan, dan tindakan perbaikan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi penyebab utama kecacatan dan mengusulkan solusi peningkatan kualitas kernel. Hasil analisis menunjukkan jenis cacat dominan yaitu kadar kotoran sebesar 62,0 dan kadar air sebesar 38,0. Setelah dilakukan perbaikan, peta kendali p menunjukkan proses berada dalam batas kendali dengan proporsi cacat 0, yang berarti proses telah berjalan sangat baik. Nilai Cp kadar kotoran dan air meningkat dari 0,991 dan 0,995 menjadi 1, menunjukkan proses sudah stabil dan terkendali. Faktor utama penyebab cacat adalah kelalaian operator. Usulan perbaikan mencakup lima aspek yaitu pelatihan operator, standarisasi bahan baku, perbaikan mesin, pemantauan SOP, serta pembersihan dan pengaturan suhu.
Copyrights © 2025