Perkembangan mixed reality (MR), augmented reality (AR), dan virtual reality (VR) meningkat seiring kemampuan processing, sehingga mendorong adopsi antarmuka virtual seperti mid-air virtual keyboard yang memberi fleksibilitas namun menimbulkan tantangan pada kecepatan dan akurasi pengetikan. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh dua teknik input, yaitu satu jari dan dua jari, terhadap performa pengetikan pada mid-air virtual keyboard dalam lingkungan MR. Desain penelitian adalah eksperimen within-subjects dengan purposive sampling yang merekrut 18 partisipan dewasa sehat. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan dukungan hand-tracking, di mana partisipan menyelesaikan tugas pengetikan pada beberapa kombinasi teknik pengetikan dan setiap kondisi dilakukan pengukuran kecepatan dan keakuratan pengetikan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, repeated measures ANOVA, ukuran efek dan interval kepercayaan dilaporkan untuk memperkuat interpretasi. Hasil menunjukkan teknik dua jari menghasilkan laju pengetikan tertinggi, sedangkan satu jari memberikan tingkat akurasi lebih baik. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis untuk pemilihan teknik input dalam perancangan antarmukamid-air guna meningkatkan produktivitas pengetikan di lingkungan mixed reality.
Copyrights © 2025