Latar Belakang: Indonesia berada di titik kritis dengan potensi pertumbuhan demografis terbesar yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada tahun 2045. Namun, potensi ini terancam oleh krisis literasi kesehatan reproduksi remaja yang signifikan. Tujuan: Menganalisis efektivitas Pendidikan Seks Digital (DSE) dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi remaja Indonesia. Metode: Tinjauan sistematis dengan pedoman PRISMA 2020 terhadap 13 studi (2021–2025) dari database terindeks. Hasil: DSE efektif meningkatkan pengetahuan, namun tidak secara konsisten mengubah perilaku. Media digital bersifat paradoksal: sumber disinformasi sekaligus platform edukatif. Implementasi DSE terhambat oleh regulasi yang lemah dan kurangnya integrasi kebijakan. Kesimpulan: DSE merupakan komponen penting, namun perubahan perilaku berkelanjutan memerlukan pendekatan terintegrasi antara platform digital, pendidikan formal, keluarga, dan kebijakan yang mendukung.
Copyrights © 2025