Sebagai ibu kota provinsi, Bengkulu memainkan peran penting dalam mendukung produktivitas padi melalui sawah irigasi. Namun, produktivitas padi di wilayah ini masih menghadapi kendala dalam penggunaan faktor produksi yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi terhadap jumlah produksi padi serta mengukur tingkat efisiensi teknis dalam penggunaan faktor-faktor tersebut pada usahatani padi sawah irigasi di Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung dengan 80 responden petani padi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengidentifikasi faktor produksi yang berpengaruh, serta SFA (Stochastic Frontier Analysis) untuk mengevaluasi efisiensi teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi, yaitu luas lahan, jumlah benih, jumlah pupuk Phonska, dan jumlah tenaga kerja, berpengaruh terhadap jumlah produksi padi sawah irigasi teknis di Kota Bengkulu. Selain itu, tingkat efisiensi rata-rata yang dicapai oleh petani adalah 0,93, yang menunjukkan bahwa usahatani padi di Kota Bengkulu telah mencapai efisiensi teknis.
Copyrights © 2025