Persaingan di kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kian ketat, sehingga menuntut adanya strategi pemasaran yang tepat guna mendorong keputusan konsumen untuk membeli. Mochi sebagai makanan khas Kota Sukabumi memiliki peluang ekonomi yang cukup menjanjikan, namun masih perlu didukung pengaturan bauran pemasaran yang sesuai agar dapat bertahan dan berkembang dalam persaingan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bauran pemasaran 11P terhadap pilihan konsumen dalam membeli mochi pada UMKM di Sukabumi serta mencari tahu UMKM mana yang paling banyak dipilih konsumen. Penelitian dilakukan secara kuantitatif deskriptif dengan mengambil sampel secara kebetulan terhadap 150 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, kuesioner skala Likert lima tingkat, dan kajian literatur dengan menggabungkan data langsung dan data penunjang. Analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda dan regresi dummy, yang sebelumnya diuji dengan uji keabsahan, keandalan, perubahan data ordinal ke interval melalui Method of Successive Interval, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara keseluruhan semua unsur bauran pemasaran 11P berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen. Sementara itu, jika dilihat per unsur, variabel harga, promosi, sumber daya manusia, janji, dan kemitraan memiliki pengaruh yang nyata, sedangkan variabel produk, lokasi, proses, bukti fisik, kemasan, dan perencanaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Analisis regresi dummy menunjukkan perbedaan tingkat keputusan pembelian antar UMKM, dengan Mochi Ahmad Yani cenderung lebih banyak dipilih konsumen. Temuan ini menegaskan bahwa pengoptimalan strategi bauran pemasaran 11P sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Copyrights © 2025