Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi sistem pengendalian internal pada fungsi penerimaan kas di PT. XY sebuah perusahaan manufaktur kaca di Indonesia. Pengelolaan kas yang optimal sangat krusial bagi perusahaan manufaktur untuk mendukung modal operasional dan ekspansi pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui survei lapangan di bagian PPIC dan keuangan, serta didukung oleh studi pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal perusahaan secara umum telah memiliki fondasi yang kuat, ditandai dengan penggunaan kuitansi bernomor urut tercetak, pencatatan yang up-to-date, serta pemisahan fungsi yang memadai antara bagian penerima kas dan pencatat akuntansi. Namun, audit manajemen mengidentifikasi beberapa kelemahan kritis, antara lain keterlambatan penyetoran kas ke bank, prosedur penjualan sisa bahan (scrap) yang belum formal, serta penanganan dokumen Debet Memo bank yang belum melibatkan pejabat independen. Penelitian ini merekomendasikan penguatan disiplin penyetoran harian, formalisasi kebijakan penjualan non-reguler, dan pemisahan fisik dana kas khusus untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan serta meningkatkan akurasi laporan keuangan.
Copyrights © 2026