Pengelolaan air yang tidak tepat dalam kegiatan pertanian dapat menimbulkan pemborosan sumber daya serta berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh metode penyiraman konvensional yang masih bergantung pada perkiraan subjektif dan belum mempertimbangkan kondisi lingkungan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem penentuan kebutuhan air tanaman menggunakan metode Fuzzy Sugeno sebagai solusi pengambilan keputusan irigasi yang adaptif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur, identifikasi variabel utama, serta perancangan fungsi keanggotaan dan basis aturan fuzzy. Variabel input yang digunakan meliputi suhu lingkungan, kelembapan tanah, dan fase pertumbuhan tanaman, sedangkan keluaran sistem berupa nilai numerik kebutuhan air tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Sugeno mampu mengakomodasi ketidakpastian data lingkungan dan menghasilkan rekomendasi kebutuhan air yang lebih proporsional serta mudah diterapkan. Sistem ini berpotensi mendukung efisiensi irigasi dan menjadi dasar pengembangan teknologi pertanian presisi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam pengelolaan air pertanian berbasis kecerdasan buatan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026