Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai performa ekspor komoditas pertanian Indonesia pada tahun 2024 dengan menggunakan pendekatan logika fuzzy. Analisis didasarkan pada nilai ekspor bulanan yang dirata-ratakan dan kemudian diolah menggunakan metode Fuzzy Sugeno dengan tiga tingkat keanggotaan, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Proses analisis meliputi tahap inferensi fuzzy serta defuzzifikasi menggunakan metode weighted average. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 komoditas pertanian utama yang dianalisis, hanya 4 komoditas yaitu kopi, tanaman obat/aromatik/rempah, buah-buahan tahunan, dan sarang burung yang memiliki performa ekspor tinggi. Sementara itu, 9 komoditas lainnya masih menunjukkan performa yang relatif rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa diperlukan peran kebijakan yang lebih aktif untuk mendorong peningkatan daya saing komoditas dengan performa rendah, terutama melalui strategi diversifikasi pasar dan pengembangan produk bernilai tambah.
Copyrights © 2026