Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi Ayam Penyet yang optimal dengan menggunakan metode Fuzzy Sugeno. Sistem menggunakan empat variabel input yaitu tingkat penjualan, kapasitas produksi, jumlah ayam penyet, dan tingkat permintaan konsumen, yang masing-masing memiliki tiga fungsi keanggotaan (Rendah/Kecil/Sedikit, Sedang, Tinggi/Besar/Banyak). Sistem inferensi fuzzy Sugeno diterapkan dengan 81 aturan untuk memproses hubungan antar variabel. Proses defuzzifikasi menggunakan metode weighted average untuk menghasilkan nilai output yang tegas. Studi kasus dengan tingkat penjualan 150 porsi/hari, kapasitas produksi 180 porsi/hari, jumlah ayam penyet saat ini 120 porsi, dan permintaan konsumen 160 porsi/hari menghasilkan rekomendasi tingkat penjualan sebesar 64,85 dan kapasitas produksi sebesar 64,94, keduanya termasuk kategori Sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy Sugeno efektif dalam menangani ketidakpastian dalam pengambilan keputusan produksi dan dapat digunakan sebagai alat bantu keputusan untuk pengelolaan usaha Ayam Penyet.
Copyrights © 2026