Pendidikan non-formal, seperti kursus, memiliki peran penting dalam peningkatan keterampilan. KursusKita, sebuah lembaga kursus di Sengonagung, masih menghadapi kendala operasional karena pembayaran manual dan ketiadaan materi cadangan untuk belajar mandiri. Penelitian ini merancang dan menguji prototipe aplikasi mobile KursusKita yang menyediakan fitur pembayaran digital serta rangkuman materi pembelajaran. Fokus penelitian diarahkan pada desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) dengan pendekatan User-Centered Design (UCD), melibatkan siswa SD–SMA sebagai pengguna utama. Prototipe interaktif dikembangkan menggunakan Figma dan diuji melalui platform Maze untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Hasil usability testing menunjukkan tiga capaian utama, yakni efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Metrik efektivitas dan Objective Relative Efficiency (ORE) mencatat skor 88% dengan Rasio Kesalahan Klik (RKK) di bawah 10%. Sementara itu, nilai kepuasan pengguna melalui System Usability Scale (SUS) mencapai 84, yang termasuk kategori excellent. Temuan ini menegaskan bahwa rancangan aplikasi mampu menjawab kebutuhan pengguna serta dapat dijadikan blueprint bagi pengembangan sistem penuh, sehingga mendukung langkah digitalisasi KursusKita secara lebih tepat sasaran.
Copyrights © 2025