Abstrak ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lain selain ASI selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang yang hanya 31%, jauh dari target nasional 80%. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya risiko stunting, infeksi, dan tidak optimalnya tumbuh kembang bayi. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas terapi realitas dengan pendekatan Wants, Doing, Evaluation, Plan (WDEP) terhadap kesiapan ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan two-group pretest-posttest control. Sampel terdiri dari 80 ibu hamil trimester III yang dibagi menjadi kelompok perlakuan (n=40) dan kontrol (n=40) melalui total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dukungan, dan hambatan menyusui. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test dan independent t-test (α=0,05). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok perlakuan, dengan pengetahuan meningkat dari 2,66 menjadi 3,92, dukungan dari 2,68 menjadi 3,88, serta hambatan menurun dari 3,66 menjadi 2,60 dibandingkan kontrol (p=0,000). Terapi realitas dengan pendekatan WDEP terbukti efektif meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam pemberian ASI eksklusif. Disarankan Puskesmas mengintegrasikan pendekatan ini dalam program kelas ibu hamil untuk memperkuat pengetahuan, membentuk sikap positif, dan mendukung pencapaian target nasional ASI eksklusif
Copyrights © 2025