Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit atau gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat sekresi insulin yang tidak normal. Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global yang memiliki angka morbiditas, komplikasi, dan mortalitas yang lebih tinggi pada populasi usia lanjut dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih muda. Pada usia lanjut, seseorang umumnya menderita lebih dari satu penyakit kronis yang memerlukan penanganan khusus. Pasien yang mengalami komplikasi seringkali memerlukan terapi dengan banyak jenis obat yang meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat profil pola pengobatan dan interaksi obat yang terjadi pada pasien geriatri diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Instalasi Rawat Inap RSI Siti Rahmah Kota Padang. Sampel yang digunakan sebanyak 62 rekam medis. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain penelitian deskriptif dengan menggunakan data retrospektif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan rekam medis pasien rawat inap RSI Siti Rahmah Kota Padang. Hasil studi interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan menunjukkan keparahan sedang sebanyak 42 kasus (59,15%), keparahan ringan sebanyak 28 kasus (39,44%), dan keparahan berat sebanyak 1 kasus (1,41%).Kata Kunci: Obat antidiabetik, Komorbid, DM tipe 2, Interaksi Obat
Copyrights © 2025