Penelitian ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi peran dan fungsi musik cakepung dalam konteks sosio-kultural di Desa Budakeling, khususnya dalam acara seorti balih-balihan (hiburan rakyat) dan sangkep (forum diskusi desa). Teori yang dipakai untuk mengungkap hal tersebut adalah teori yang dikemukakan oleh Alan. P Merriam yang membedakan antara “fungsi” dan “guna” musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologis dan strategi etnografi, disertai dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi dokumen, dan perekaman audio-visual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa musik cakepung memiliki peran dan fungsi yang signifikan dalam konteks sosio-kultural masyarakat.
Copyrights © 2025