The Indonesian Design Journal
Vol 8 No 1 (2026): Designing Through Uncertainty, Resilience, Adaption, and the Role of Design in an

Desain Panel Room Divider Pemanfaatan Karakter Elastis Limbah Ban Dalam

Putri, Nurul Idzi Lutvi (Unknown)
Hakim, Primaditya (Unknown)
Susandari, Hertina (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2026

Abstract

Sampah ban dalam merupakan masalah limbah global dengan akhir masa pemakaian rata-rata mencapai 1,5 miliar per tahun. Besarnya sampah ban dalam juga menyebabkan peningkatan carbon black demand yang meningkat 20% setiap 5 tahun. Sampah ban dalam sulit diproses dengan segala jenis daur ulang karena merupakan campuran bahan kimia yang rumit. Sejauh ini, sebanyak 75% ban dalam habis pakai diproses untuk dijadikan bahan bakar. 14% lainnya sedang dikembangkan untuk dimanfaatkan ulang dan 11% sisanya masih terbengkalai. Penelitian dimulai dengan melakukan riset sumber untuk mendapatkan sampah ban dalam dan bagaimana memperlakukan sampah ban dalam yang baik sehingga aman untuk diproses. Setelah mendapatkan data tersebut dilanjutkan eksplorasi karakteristik dan perlakuan. Melalui hasil eksperimen dan penelitian ini diperoleh bahwa ban dalam mempunyai karakteristik lembaran lentur yang kuat dan tahan lama sehingga proses pemanfaatannya sangat fleksibel dan dapat dipadukan dengan berbagai material lain seperti metal. Konsep produk pengolahan material ban dalam ini adalah dengan memanfaatkan karakter elastis lembaran ban dalam menjadi fungsi dan fitur untuk panel sekat ruangan yang dapat digunakan serta memproses lembaran ban dalam dengan berbagai perlakuan yang aman dan memaksimalkan karakteristik yang ada

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jdi

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

The Indonesian Design Journal (JDI) is an open journal—managed by the Indonesian Industrial Product Designers Alliance (ADPII)—that focuses on publication of research in general design fields, either as result of traditional form of research activities or design works.JDI is published twice a ...