Jalan Gajah Mada merupakan jalan kabupaten dengan kategori jalan yang cukup padat, yang sering digunakan sebagai jalur aktivitas lalu lintas kendaraan atau sebagai jaringan transportasi truk angkutan barang dan material yang memiliki panjang ruas jalan 4,7 km, lebar jalan 5,6 m, dengan kondisi jalan perkerasan aspal dan memiliki tipe jalan 2 lajur 2 arah. Permasalahan kemacetan yang terjadi di ruas jalan Gajah Mada sebagian besar dipengaruhi oleh kendaraan berat yaitu truk angkutan barang dan truk angkutan material, selain karena badan kendaraan yang cukup besar, kapasitas jalan juga merupakan salah satu yang cukup berpengaruh. Sehingga jalan Gajah Mada tepatnya di STA 2+800 – 4+470 dimulai dari simpang 3 Transito sampai Pelabuhan Sukabangun ada terjadi peningkatan arus lalu lintas yang sangat tinggi pada saat jam tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu : mengetahui pengaruh hambatan samping terhadap angkutan barang dan material di Jalan Gajah Mada Kabupaten Ketapang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode dalam pengumpulan data terdiri dari metode literatur, metode observasi, dan wawancara dengan mewawancarai sopir truk angkutan barang dan sopir truk angkutan material untuk mendukung hambatan samping. Besar bobot hambatan samping pada ruas jalan Gajah Mada berkisar antara 152,8 sampai 213,1 sedangkan tingkat pelayanan di jalan Gajah Mada tergolong A sampai C, yang artinya arus masih batas stabil tetapi pengemudi dibatasi memilih kecepatan. Tingkat pelayanan meningkat maka akan berpengaruh terhadap kinerja jalan.
Copyrights © 2025