Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara kuantitatif pengaruh problematika Sistem Bagi Hasil dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Perkembangan Praktik Akuntansi Syariah dengan Idealisme sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan juga pembagian kuesioner dengan populasi Meliputi Pihak – Pihak Yang Berkontribusi secara Langsung terhadap Praktik Akuntansi Syariah baik pegawai bank syariah, Akuntan Syariah, Nasabah yang terlibat dengan praktik akuntansi syariah. Serta jumlah sampel yang dipilih untuk mewakili dari populasi yang ada yakni seluruh dari 100 responden melalui survei dan menerapkan analisis regresi linear berganda melalui pendekatan alat analisis aplikasi WarpPLS 7.0. Hasil penelitian yang diperoleh dari uji hipotesis menunjukkan bahwa Problematik Sistem Bagi Hasil Manusia secara parsial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Perkembangan Praktik Akuntansi Syariah, Kompetensi Sumber Daya Manusia secara parsial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Perkembangan Praktik Akuntansi Syariah. Serta hasil penelitian juga menunjukkan hal yang penting adalah bahwa Idealisme memoderasi hubungan antara Problematik Sistem Bagi Hasil terhadap Perkembangan Praktik Akuntansi Syariah dan hubungan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Perkembangan Praktik Akuntansi Syariah secara negatif dan signifikan.
Copyrights © 2026