Latar belakang: Diare merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia sekolah dasar. Salah satu cara yang efektif untuk mencegah diare adalah dengan membiasakan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS). Namun, masih banyak siswa yang belum menerapkan perilaku ini dengan baik, ditambah dengan ketersediaan sarana yang kurang memadai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program cuci tangan pakai sabun terhadap tingkat pengetahuan dan ketersediaan sarana dalam pencegahan diare pada siswa SDN 39 Padang Kalua Kecamatan Kamanre Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pendekatan deskriptif (posttest only design). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3, 4, dan 5 sebanyak 52 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan program CTPS terhadap peningkatan pengetahuan siswa (p = 0,000). Dan observasi terhadap sarana menunjukkan bahwa ketersediaan sarana telah terpenuhi. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara program CTPS terhadap ketersediaan sarana (p = 0,000). Kesimpulan: Program cuci tangan pakai sabun berpengaruh terhadap peningkatan tingkat pengetahuan siswa dan didukung oleh ketersediaan sebagian besar sarana yang memadai di sekolah. Diperlukan penguatan program melalui penyediaan sarana yang lebih lengkap dan edukasi berkelanjutan agar perilaku hidup bersih dan sehat dapat tercapai secara optimal.
Copyrights © 2025