Pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi menuntut ketersediaan layanan pendukung yang handal, di mana helpdesk TI berperan strategis dalam memastikan kelancaran operasional akademik dan administratif. Namun, pengelolaan layanan helpdesk pada Perguruan Tinggi XYZ saat ini masih menghadapi kendala krusial, yaitu pencatatan insiden yang dilakukan secara manual, belum adanya standarisasi prosedur penanganan, serta minimnya integrasi antar sistem yang berdampak pada lambatnya waktu respons. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur enterprise layanan helpdesk TI yang terstruktur guna mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method (TOGAF ADM), yang mencakup tahapan Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, hingga Technology Architecture, dengan didukung analisis kesenjangan (gap analysis) terhadap kondisi saat ini. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah cetak biru (blueprint) arsitektur enterprise yang dapat dijadikan referensi utama dalam pengembangan sistem helpdesk yang terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi rancangan tersebut mampu mentransformasi layanan dari pola reaktif menjadi proaktif melalui otomatisasi alur kerja, sentralisasi manajemen pengetahuan (knowledge base), serta modernisasi infrastruktur, sehingga meningkatkan efisiensi dan kepuasan pengguna.
Copyrights © 2025