PT. XYZ bergerak dibidang industri otomotif mengimplementasikan ERP SAP pada tahun 2023 untuk memperlancar proses operasional. Namun dalam praktiknya, berdasarkan informasi yang di laporkan oleh pengguna bahwa implementasi SAP masih terdapat beberapa issue yaitu masalah terkait migrasi data dalam kesesuaian pentransferan data, sesudah Go Live masih ditemukannya bug dalam transaksi tertentu dan banyaknya change request oleh pengguna, tidak terdokumentasiannya bilamana ada perubahan dapat berakibat bagi pengguna tidak bisa mengerti dan paham akan proses tersebut, hingga security pada sistem belum menjamin bahwa data yang ada sudah terlindungi karena adanya integrasi dengan sistem lain. Hal tersebut membuat peneliti selaku tim develop dan support melakukan analisis faktor apa saja yang berpengaruh dalam penerimaan pengguna teknologi sistem ERP SAP di area logistik Sales Operation PT. XYZ dengan metode UTAUT2. Terkait dengan kondisi yang ada di perusahaan, peneliti menghilangkan social influence dan price value serta menambahkan variabel perceived security. Uji hipotesis penelitiannya menerapkan metode PLS-SEM. Peneliti mempergunakan pendekatan survei terhadap sejumlah 100 responden kepada pengguna ERP SAP di PT. XYZ se-Indonesia khususnya di area logistik. Dihasilkan penelitiannya bahwa terdapat faktor yang memiliki Pvalue kurang dari 0.05 sehingga berdampak signifikan dalam penerimaan teknologi ERP SAP ini yakni mengenai Facilitating Condition, Hedonic Motivation, Behavioral Intention, serta Perceived Security. Peneliti memilih dan merekomendasikan keempat faktor tersebut agar penyedia sitem ERP SAP dapat lebih memperhatikan keempat faktor tersebut saat ini dalam rangka sebagai bahan lanjutan untuk strategi penerapan dan mengembangkan sistem ERP SAP berikutnya.
Copyrights © 2025