Strategi, manajemen pembiayaan memainkan peran penting dalam menjaga kelangsungan bisnis, stabilitas keuangan, dan tingkat keuntungan bank. Disebabkan oleh struktur operasional yang berbeda, bank syariah dan konvensional memiliki cara yang berbeda untuk mengelola dana dan kredit yang diberikan kepada masyarakat. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana manajemen pembiayaan berbeda di bank syariah dan bank konvensional, dengan penekanan pada prinsip dasar operasional , mekanisme penyaluran dana, risiko pengelolaan , dan bagaimana hal-hal ini berdampak pada kinerja keuangan bank. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hal ini dilakukan dengan mempelajari literatur dari berbagai sumber ilmiah dalam lima tahun terakhir, termasuk buku, jurnal, dan hasil penelitian. Kajian menunjukkan bahwa bank syariah mengelola pembiayaan dengan prinsip syariah, seperti melarang riba, menerapkan akad berbasis hasil, dan menekankan kemitraan dan nilai keadilan. Bank konvensional di sisi lain, menggunakan sistem bunga dengan tingkat pengembalian yang pasti dan manajemen risiko yang fokus pada kredit. Perbedaan karakteristik ini berdampak pada strategi pengelolaan risiko, tingkat profitabilitas, dan daya tahan bank terhadap perubahan dan penurunan perekonomian. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan kontribusi teoritis dan praktis untuk memahami cara manajemen pembiayaan yang berbeda pada kedua sistem perbankan. Selain itu, hal ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan kebijakan perbankan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026