Pengembangan desa wisata berbasis eduwisata memerlukan pemberdayaan masyarakat yang efektif agar potensi lokal dapat dikelola secara berkelanjutan. Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo mengembangkan eduwisata berbasis agro-lingkungan melalui partisipasi aktif masyarakat yang didukung oleh komunikasi organisasi kepala desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas komunikasi organisasi kepala desa dalam memberdayakan masyarakat guna mengembangkan potensi eduwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala desa, perangkat desa, kelompok masyarakat, dan warga yang terlibat dalam kegiatan eduwisata. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman (1994) dengan dukungan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi yang partisipatif dan dialogis berperan penting dalam tahapan penyadaran, peningkatan kapasitas, dan pemandirian masyarakat. Komunikasi tersebut mampu meningkatkan partisipasi warga, mendorong inovasi berbasis lingkungan, serta mendukung kemandirian ekonomi dalam pengembangan eduwisata. Oleh karena itu, komunikasi organisasi kepala desa menjadi faktor kunci dalam optimalisasi pemberdayaan masyarakat dan pengembangan eduwisata berbasis community-based tourism (CBT) di Desa Talunombo.
Copyrights © 2026