Penelitian ini mengkaji Representasi Pesan Moral dalam Film Pendek ‘Temaram’ Karya Mahasiswa UNSIQ Wonosobo (Analisis Semiotik Roland Barthes). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukan bahwa Temaram merepresentasikan sejumlah pesan moral utama antara lain, larangan melakukan bullying dan kekerasan, pentingnya komunikasi yang hangat dalam keluarga, kewajiban menghormati dan menyayangi orang tuakeberanian mengakui kesalahan, serta keutamaan memaafkan. Pesan-pesan tersebut diperkuat melalui simbol seperti adegan perundungan, pertengkaran Ayah dan Anak, moment curhat Zain dengan Ibu, kontras visual rumah ayah dengan ibu, hingga adegan penyesalan Zain saat Ayah tidak sadarkan diri. Pada level mitos, film ini menegaskan ideologi bahwa keluarga Adalah ruang utama penanaman nilai moral dan bahwa penyesalan sering datang terlambat untuk kesempatan mempernaiki hubungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film pendek Temaram menjadi media penyampai pesan (dakwah) yang humanis bagi kalangan remaja dan mahasiswa.
Copyrights © 2026