Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Kiri Sampai Sini karya Faroq Zamzami dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada manifestasi Id, Ego, dan Superego yang tercermin dalam sikap, emosi, serta tindakan tokoh utama, Wais. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pencatatan terhadap kata, frasa, dan kalimat dalam novel yang mengandung aspek psikologis tokoh. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengungkap dinamika kepribadian tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Id pada diri Wais tampak dominan melalui luapan emosi seperti cinta berlebihan, kehilangan, kemarahan, dan penderitaan batin yang diekspresikan secara spontan. Ego berperan sebagai penengah yang berupaya menyesuaikan dorongan emosional dengan realitas sosial melalui sikap mengalah, pengendalian diri, dan pertimbangan rasional. Sementara itu, Superego tercermin melalui kepatuhan Wais terhadap nilai moral dan religius yang membimbing perilakunya dalam menghadapi konflik batin. Interaksi ketiga struktur kepribadian tersebut membentuk kompleksitas psikologis tokoh utama dan memperkuat penggambaran konflik internal dalam novel Kiri Sampai Sini.
Copyrights © 2026