Riset ini dilakukan guna menelusuri sejauh mana kemampuan literasi digital dan penguasaan teknologi memengaruhi kesiapan kerja generasi Z di Solo Raya. Dalam mekanisme analisis, soft skill bertindak sebagai mediator. Peneliti memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 partisipan yang berasal dari generasi Z. Peneliti mengaplikasikan teknik Partial Least Square (PLS) melalui software SmartPLS 4 guna menganalisis data. Temuan riset mengindikasikan bahwasannya literasi digital memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pengembangan soft skill maupun kesiapan kerja generasi Z. Kemahiran teknologi memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan diri dan kesiapan kerja di kalangan generasi Z. Di sisi lain, soft skill memiliki posisi yang penting karena menjadi jembatan antara kecakapan digital dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Dari temuan ini terlihat bahwa penguasaan teknologi dan literasi digital berjalan beriringan dalam menumbuhkan kesiapan profesional generasi muda. Soft skill menunjukkan peran krusial dalam menjembatani relasi antara literasi digital dan penguasaan teknologi dengan kesiapan kerja. Kondisi ini menandakan bahwasannya literasi digital dan teknologi memiliki keterkaitan ganda, baik secara langsung maupun melalui pengembangan keterampilan interpersonal yang mendukung kesiapan Kerja.
Copyrights © 2025