Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran media sosial terhadap keputusan pembelian konsumen pada industri makanan tradisional Lumpia Semarang, dengan kepercayaan merek dan citra merek sebagai variabel mediator. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menguji hubungan kausal antar variabel melalui pengumpulan data primer menggunakan kuesioner daring. Populasi penelitian mencakup konsumen yang pernah membeli Lumpia Semarang dan terpapar promosi melalui media sosial. Teknik purposive sampling diterapkan dengan jumlah responden antara 160–300 orang, sesuai rekomendasi jumlah sampel minimum dalam analisis PLS-SEM. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek, citra merek, serta keputusan pembelian. Selain itu, kepercayaan merek dan citra merek terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara pemasaran media sosial dan keputusan pembelian konsumen, yang mengindikasikan bahwa efektivitas strategi digital marketing pada produk kuliner tradisional sangat bergantung pada kemampuan merek dalam membangun persepsi dan kredibilitas di benak konsumen.
Copyrights © 2026