Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji bagaimana kompetensi karyawan serta tingkat kesesuaian antara kompetensi dan tuntutan pekerjaan memengaruhi kinerja karyawan, dengan pertukaran sosial ditempatkan sebagai variabel pemoderasi. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui metode survei, sementara pengujian hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis varians (PLS-SEM) yang dioperasionalkan melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Populasi yang menjadi fokus penelitian adalah karyawan tetap yang telah memenuhi kriteria masa kerja minimum satu tahun, sementara sampel dipilih menggunakan purposive dan convenience sampling berdasarkan pengalaman kerja, kesesuaian posisi, dan keterlibatan sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis untuk menguji validitas, reliabilitas, serta kekuatan prediksi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi karyawan dan kesesuaian kompetensi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Pertukaran sosial juga berpengaruh terhadap kinerja, namun moderasi pertukaran sosial melemahkan hubungan antara kompetensi karyawan dan kinerja, sedangkan tidak memoderasi pengaruh kesesuaian kompetensi pekerjaan. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi, kesesuaian pekerjaan, dan hubungan sosial yang positif untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026