Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, komisaris independen, komite audit, dan remunerasi direksi terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan variabel independen diukur berdasarkan proporsi kepemilikan manajerial, rasio komisaris independen, jumlah anggota komite audit, dan logaritma natural total remunerasi direksi. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, komite audit dan remunerasi direksi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,485 menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan 48,5% variasi kinerja keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026