Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, leverage, sales growth, business risk, dan firm size terhadap financial distress pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain kausal komparatif. Populasi mencakup seluruh perusahaan sektor tersebut, sedangkan sampel ditentukan secara purposive berdasarkan kriteria terdaftar di BEI, konsisten melaporkan laporan keuangan tahunan, dan memperoleh laba positif. Data sekunder dikumpulkan melalui dokumentasi laporan keuangan, dan analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan business risk berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sementara leverage, sales growth, dan firm size tidak signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen kas dan pengelolaan risiko operasional dibandingkan ukuran atau struktur utang perusahaan. Penelitian ini terbatas pada sektor property dan real estate serta periode tiga tahun, sehingga belum dapat digeneralisasikan secara luas.
Copyrights © 2026